Berikut 7 Bantuan Sosial Dari Pemerintah Di Tahun 2021 Ini. Cek Apa Saja..

WAJIBTEKNO-Tahun 2021, Dunia salah satunya Indonesia masih dilanda fenomena virus Covid 19. Berbagai dampak telah dirasakan oleh seluruh warga Indonesia dari awal Tahun 2020 hingga sekarang, salah satu dampaknya adalah kepada ekonomi masyarakat yang semakin melemah. Ada yang kehilangan pekerjaan dikarenakan kena PHK, ada juga yang usahanya tutup. Sedangkan kebutuhan semakin lama semakin meningkat.

Pemerintah berusaha mencoba memulihkan Ekonomi Nasional dengan berbagai cara. Salah satunya dengan memberikan berbagai macam Bantuan Sosial

Bantuan Sosial sudah diberikan semenjak tahun lalu, dari bantuan sosial untuk UMKM, bantuan untuk para pekerja yang kena PHK, bantuan untuk prakerja, bantuan untuk guru honor, bantuan sembako.

Bantuan diberikan dengan kisaran nominal yang berbeda-beda dan dicairkan melalui beberapa tahap. Bantuan diberikan berupa uang tunai juga ada berbentuk sembako langsung.

Pada Tahun 2021 ada beberapa Program Bantuan Sosial yang masih diberikan oleh Pemerintah walaupun juga ada beberapa Program Bantuan Sosial yang tidak dilanjutkan Tahun ini.

Berikut berbagai macam Program Bantuan Sosial yang masih dilanjutkan, adalah:

Gambar Hanya Sebagai Ilustrasi

Baca Juga: Bantuan Modal Usaha GRATIS Rp. 3,5Jt Dari Kementrian Sosial, Cek Cara Daftarnya Di Sini..

  • Bantuan Sembako/Pangan

Kartu Sembako atau di sebut juga Bantuan Pangan Non Tunai adalah bantuan pangan sosial yang diberikan oleh Pemerintah dengan sistem non tunai. Bantuan langsung diberikan sembako kepada masayarakat yang menerimanya bisa diambil ditempat penyedia sembako yang sudah ditentukan oleh Pemerintah. Dimana para penerima hanya perlu membawa kartu elektronik yang sudah diberikan untuk digunakan belanja bahan makanan dari warung / e-warong. Penjual yang memiliki warung sudah terlebih dahulu bekerjasama dengan bank.

  • Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH)

Program Keluarga Harapan merupakan program bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat yang tergolong Keluarga Miskin (KM) atau keluarga kurang mampu yang telah ditetapkan sebagai keluarga penerima PKH oleh Pemerintah.

Pencairan dana PKH ini dilakukan beberapa tahap. Dana ini disalurkan melalui Bank HIMBARA. Untuk penyaluran dana bansos 2021 akan dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo. Total penerima PKH ini sebanyak 10 juta Rumah Tangga Penerima (KPM) dengan rencana belanja sebesar Rp. 28,71 triliun.

  • BLT Dana Desa

Bantuan BLT Dana Desa (BLT-Dana Desa) merupakan bantuan keuangan yang diberikan kepada keluarga yang rentan atau keluarga kurang mampu di wilayah sekitar desa setempat dengan tujuan untuk pemulihan ekonomi akibat terdampak pandemi COVID-19. Untuk  BLT Dana Desa ini diberikan sebesar Rp 600.000 setiap selama 3 triwulan bulan bagi keluarga  yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan bantuan BLT ini.

  • Bantuan Kartu Pra-Kerja

Program Kartu Pra Kerja adalah program yang  berfokus sasarannya  kepada pencari kerja, pekerja atau pekerja yang telah dipecat dan / atau pekerja  yang membutuhkan akibat terdampak Covid 19. Bantuan ini diupayakan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Para penerima bantuan Pra-Kerja yang telah lolos akan diberikan pelatihan dan diberikan dana sebesar 1.000.000 rupiah untuk pembelian pelatihan. Hal ini dilakukan agar bisa menunjang keterampilan. Selain itu juga diberikan dana sebesar 2.550.000 sebagai  insentif bagi yang sudah lulus dan menyelesaikan pelatihan.  

  • Bantuan Subsidi Kuota Bagi Pelajar

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali memberikan bantuan Kuota Belajar di tahun 2021 ini. Bantuan ini diupayakan untuk menunjang pembelajaran jarak jauh/ daring yang dilakukan para pelajar selama pandemi Covid19 ini.

  • Bantuan Sosial Tunai

Pemerintah kembali memberikan bantuan sosial tunai  kepada penduduk terdampak Covid-19 mulai tahun 2021. Bantuan Sosial Tunai (BST) ini diberikan sebesari Rp 300.000.

Persyaratan untuk penerima bansos ini adalah memenuhi syarat tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteran Sosial (DTKS).

Silahkan cek  dihalaman Data Terpadu Kesejahteran Sosial (DTKS) dengan link https://dtks.kemensos.go.id.

  • Subsidi Pembayaran Jasa Listrik

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah melatih PLN untuk melakukan pengaturan perbaikan energi pada tahun 2021.

Bantuan ini diberikan berupa, pemotongan energi 100% untuk pelanggan pascabayar untuk keluarga listrik 450 VA, perusahaan 450 VA, dan usaha kecil energi 450 VA.

Kedua, pemotongan 50 persen untuk validator pascabayar yang didanai 900 VA. Pelanggan unit keluarga 900 VA menerima diskon 50 persen dari tarif energi untuk pembelian simbolis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *